Saatnyasantai.com berisi artikel artikel ringan dan luas yang akan membawa setiap pembacanya merasakan sensasi "santai" yang begitu dalam, membuat rileks dan melupakan sejenak penatnya kehidupan yang melelahkan (emang begitulah kehidupan di dunia), Nikmati artikel, gambar, dan video yang ada di blog ini sambil mencicipi atau menghirup makanan serta minuman yang anda buat. setelah kembali bersemangat silahkan kembali ke rutinitas anda,selamat menikmati. ;-)
Sukses itu hak setiap orang...barang siapa yang mau sukses berprilakulah seperti orang sukses Lagi santai?? INGAT"saatnyasantai.blogspot.com"

Cara Cepat Hamil

Saatnyasantai.blogspot.com http://i.poskota.co.id/uploads/2010/10/GAK-B.jpg
LAMPUNG (Pos Kota) – Aktivitas gunung api, Gunung Anak Krakatau di Lampung letusannya meningkat hingga 282 kali, 257 kali embusan,140 kali tremor seta gerakan, terlihat dua kali sinar api dengan warna putih kelabu menggumpal serta 76 vulkanik B dangkal dan 8 vulkanik A dalam. Para nelayan dan warga dilarang mendekati Gunung Anak Krakatau ini.
Kepala Pos Pengamatan GAK, Anton S. Pambudi menjelaskan, Gunung Anak Krakatau mengalami kegempaan lebih sering dari sebelumnya. Status gunung berapi di Selat Sunda itu pun ditingkatkan dari aktif normal menjadi waspada.
Seismograf di pos pemantau Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Serang, Banten, menunjukkan adanya gempa vulkanik rata-rata 300 kali sehari. Gunung ini juga mengeluarkan asap menggumpal setinggi 400—700 meter.
Selain itu warga dihimbau agar tidak panik dan tetap saja melaksanakan rutinitas seperti biasanya namun warga harus tetap waspada. Ia menyebutkan aktivitas Gunung Anak Krakatau sudah membentuk kawah baru yang terletak di barat daya, di sebelah kawah lama, yang meletus pada Oktober 2008 silam.
Di Lampung Selatan, Kepala Pos Pengamatan GAK di Desa Hargopancuran, Kecamatan Rajabasa, Andi Suardi, mengatakan aktivitas GAK meningkat sejak empat hari lalu. Intensitas gempa vulkanik dangkal dan dalam yang disertai letusan semakin terus meningkat.
“Peningkatan aktivitas ini merupakan gejala alam karena merupakan gunung berapi aktif dan peningkatan aktivitas dapat terjadi sewaktu-waktu, saat normal jumlah letusan maksimal hanya 10 kali dalam sehari,” ungkap Andi.
Gunung Anak Krakatau bergetar sekitar 300 kali dalam sehari, warga pesisir Kecamatan Rajabasa mengaku tidak merasakan getaran. “Cuaca beberapa hari ini tutupi mendung,” kata Robin. (koesma/dms)



selengkapnya klik disini ..

0 comments:

Poskan Komentar

Gimana gan, blog ane keren kan???hehe, lebih keren lagi kalo agan sekalian ikutan komen disini, wah...pasti membawa berkah buat ane,hheee thanks gan, lagi santai???inget,saatnyasantai.blogspot.com

Blog Archive

re

EcoBALL
Lunax Free Premium Blogger™ template by Introblogger